oleh

Pemdes Jepang Lakukan Upaya Terobosan dengan Laksanakan Vaksinasi Bersamaan BLT DD

KUDUS – Untuk mendongkrak capaian vaksinasi, Pemerintah Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus, melakukan upaya terobosan. Mereka melaksanakan vaksinasi bertepatan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Upaya itu menuai apresiasi Bupati Kudus Hartopo, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi dan penyaluran BLT DD, di Balai Desa Jepang, Senin (5/7/2021). Menurutnya, inovasi tersebut bagus karena membuat masyarakat antusias mengikuti vaksinasi, sekaligus menerima BLT DD.

“Saya lihat masyarakat antusias sekali ketika menerima BLT sekaligus mendapatkan vaksinasi secara masal. Sangat bagus inovasi dari pemdes, sangat apresiasi,” ungkapnya.

Baca Juga  Sapta Nirwandar: RI Tuan Rumah Global Tourism Forum 15-16 September 2021 Libatkan 101 Pembicara Kelas Dunia

Hartopo berharap inovasi yang dilakukan Desa Jepang dapat diikuti oleh desa-desa lainya, yang memadukan penyaluran BLT DD dengan vaksinasi. Pihaknya juga memerintahkan Kepala Dinas terkait untuk menyosialisasikan inovasi tersebut.

“Semoga dapat diikuti semua desa. Saya perintahkan pada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) agar dapat menyosialisasikan inovasi ini untuk dicontoh desa lain,” terangnya.

Hartopo mengatakan vaksinasi dikudus telah berjalan dengan target lima sampai enam persen dari total sasaran 36 ribu orang. Oleh karena itu, pihaknya terus bekerja sama dengan stakeholder terkait dalam percepatan mobilisasi vaksinasi.

Baca Juga  Sekjen Gerindra: Regenerasi Perjuangan Diperlukan Untuk Jaga Idealisme Berpolitik

“Target kita masih banyak. Kami dibantu perusahaan dalam memberikan fasilitas serta mobilisasi dalam penyelesaian target vaksinasi. Harapan kami bisa segera menyelesaikan target yang sudah ada. Banyak target yang belum terpenuhi,” terangnya.

Disinggung soal vaksinasi untuk anak-anak, Hartopo mengatakan, jajarannya mulai menyosialisasikan serta memberikan edukasi terhadap anak dan orang tuanya.

“Sementara untuk vaksin perlu ada droping dulu, karena persediaanya menipis. Mudah-mudahan ke depan segera di-droping agar kita cepat mendistribusikan kepada masyarakat,” imbuh bupati.

Baca Juga  Polwan Polda Banten Berikan Himbauan Protokol Kesehatan

Diungkapkan, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di wilayahnya terhitung bagus. Berdasarkan pantauanya per tanggal 25 Juni, kasus terkonfirmasi Covid-19 terus menurun sampai sekarang.

“Artinya tingkat kesembuhan lebih besar dari kasus covidnya. Semoga semakin melandai dengan diberlakukanya PPKM Darurat sesuai instruksi pimpinan,” imbuhnya. (*/cr1)

Sumber: jatengprov.go.id

News Feed